Posted by: veiraman on: Januari 22, 2009
Tahukah anda bahwa :
1. Indonesia hanya masuk ranking 126 dari negara dengan pemberantasan korupsi yang baik
2. Mata uang rupiah masuk dalam 6 besar mata uang terlemah di dunia
3. Total utang Indonesia sebesar 1500 trilyun
4. Indonesia peringkat 6 dari negara dengan birokrasi terlama yaitu 151 hari untuk mendirikan sebuah perusahaan baru
5. Jumlah warga miskin di Indonesia mencapai 35 juta orang
6. Ada 10 juta orang pengagguran di Indonesia
Apakah data-data di atas membuat hati anda miris?
Sebagai pemuda Indonesia, saya yakin anda prihatin dengan keadaan bangsa ini. Saya yakin anda pasti ingin berbuat sesuatu untuk memperbaiki Indonesia.
Lalu apa yang sudah anda perbuat?
BERANTAS KKN
TURUNKAN HARGA SEMBAKO
BERANTAS KEMISKINAN
Apakah slogan-slogan yang sering diteriakan mahasiswa di jalan –jalan itu cukup?
Ketika pemerintah akan menaikan harga BBM dari 4500 menjadi 6000 beberapa waktu yang lalu, muncul gerakan-geralan protes dan demonstrasi dari mahasiswa. Beberapa orang teman mengajak saya untuk ikut dalam demo tersebut.
Saya bertanya pada salah satu dari mereka kenapa kita harus demo?
Dia menjawab, karena pemerintah sudah menyengsarakan rakyat, dalam kondisi ekonomi yang sulit, masih dibebani kenaikan harga BBM.
Saya bertanya lagi, kamu tahu gak kenapa pemerintah menaikan harga BBM?
Dia menjawab, “ya katanya karena harga minyak naik, tapi kata temen-temen masih ada laternatif yang lain.”
Saya kejar lagi, “temen-temen siapa? alternatifnya apa?”
Dia hanya bisa menjawab, “ya pokoknya gitu.”
Semangat tanpa ilmu inilah yang menjangkiti mayoritas pemuda- pemuda kita. Saya tidak memungkiri bahwa memang ada beberapa orang yang benar-benar memahami masalah. Banyak ide-ide mereka yang sangat baik bagi perbaikan di negeri ini. Tapi ide itu hilang begitu saja ditelan waktu karena mereka, pencetus ide-ide itu hanya mau memberikan ide, tapi tidak mau mewujudkannya langsung dengan menjadi birokrat pemerintah.
Selama ini, saya belum menemukan satupun rekan-rekan saya yang kuliah di universitas-universitas unggulan apakah itu UI, ITB, UGM, Undip, Unbraw, Unair, Unpad, atau universitas lain, yang bercita-cita menjadi PNS. Ketika saya tanya mau kerja dimana? Mereka akan menjawab kerja di perusahaan A, atau membuat bisnis B, kerja di negara C.
Saya sering mendengarkan diskusi-diskusi mereka tentang perbaikan bangsa ini, dan masya Allah, ide-ide mereka sangat bagus. Tapi tidak ada satupun dari mereka yang mau mewujudkan ide mereka tersebut. Hal ini sangat menyedihkan hati kita.’
Ketika anda punya ide di bidang pertanian, masuklah ke Departemen Pertanian
Ketika anda punya ide di bidang hukum, masuklah ke Departemen Hukum dan HAM
Ketika anda punya ide di bidang keuangan, masuklah Departemen Keuangan
Jika anda melihat peradilan di Indonesia tidak baik, masuklah anda ke MA atau Kejagung. Jadilah hakim dan jaksa yang baik
jika anda melihat Kepolisian RI tidak baik, jadilah anda polisi yang baik.
Jika anda melihat banyak bupati, gubernur, menteri yang korupsi, Jadilah anda bupati, gubernur, dan menteri yang tidak korupsi.
Dengan masuknya anda ke dalam birokrasi pemerintahan, berarti anda telah menambah jumlah orang-orang baik dalam pemerintahan. Karena sebenarnya banyak PNS-PNS yang pada awalnya idelalis tapi idealismenya tergerus oleh lingkungan yang tidak baik. Bantulah perbaikan negeri ini dari dalam. Jangan hanya bisa berteriak di jalan-jalan saja.
Bisa dibaratkan seperti sebuah rumah yang dihuni oleh beberapa orang. Ada yang bertugas membersihkan rumah. Ketika hasil dari kerja dia membersihkan rumah kurang maksimal, penghuni yang lain mengatakan, “pekerjaanmu jelek, seharusnya membersihkan rumah itu begini dan begitu” Tapi ketika dia diminta untuk mempraktekkannya, dia tidak mau. Akibatnya kondisi rumah tetap tidak rapi, malah terjadi cekcok antara penghuni rumah.
Kita tentu tidak ingin hal ini terjadi di negeri tercinta kita ini Indonesia. Oleh karena itu saya menghimbau kepada putra-putra terbaik bangsa ini, Jadilah pegawai negeri.
Tidak harus semuanya. Cukup 10000 atau 20000 orang saja dari mereka yang sering turun ke jalan dan berteriak tentang perbaikan di negeri ini. Dan mereka tetap konsisten dengan ucapan mereka selama ini. Saya yakin perubahan yang kita harapkan insya Allah akan segera tercapai.
WAHAI PEMUDA INDONESIA JADILAH PEGAWAI NEGERI
Saya setuju dengan tulisan ini.
Mumpung masih muda dan punya kemampuan lebih
(dari segi fisik maupun kesempatan)
tunjukkan pada dunia kemampuanmu dengan karya nyata
Kalo sedari muda, cuman bisa OMDO
gmana tuanya nanti…???
Ya memang penyakit OMDO ini yang masih menjangkiti sebagian besar pemuda-pemuda kita. Itu yang harus segera dihilangkan, agar negara ini bisa maju
Untuk pemuda-pemudi yang suka protes di jalan dengan idealisme-idealismemu:
Cobalah berkubang di tempat yang kau protes itu, selami masalahnya, temukan inti sari dari masalahnya dan kalau bisa pecahkan bersama-sama dengan kawanmu yang seidealisnya denganmu. Jangan hanya gembar-gembor gak karuan, bawa bendera, bakar bendera, bakar ban, dsb atas nama rakyat, padahal sebenarnya aksimu itu memperlambat kesejahteraan rakyat sendiri.
Dengarkan ini wahai pemuda
Menilai memang lebih mudah daripada menanggapi, berkomentar memang lebih mudah daripada menjalani. Jadi jangan biarkan diri kita sebagai generasi muda bangsa ini hanya seperti burung beo di dalam sangkar. Pikir, Tanggap, Gerak, dan Tindak…itulah yang seharusnya kita lakukan.
3M : Mulai dari diri sendiri
Mulai dari yang kecil-kecil
Mulai dari sekarang
Gak harus jadi PNS kok, jadilah apa yang kita bisa dan kita mampu demi kemajuan kita, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Lagian berjuang gak harus pake bambu runcing khan?
Setuju mas topik
no comment deh….
Kaya artis aja mas. no coment.hehe
googd..good…
membangkitkan semangat kebanggaan karena memang akan jadi PNS..
lagi pula,,biarpun image PNS itu “kurang bagus” yang katanya males2n ato apalah..tapi setidaknya mereka itu yang mengabdi sama negara..tanpa mereka,,kontak kita dengan pemerintah akan sangat susah kan??
kalo PNS menjadi second choice buat orang2 pintar di negeri ini,,akan jadi appa negara 15 tahun mendatang???jika yang memegang birokrasi juga merupakan orang2 yang biasa2 saja.
MARILAH KITA JADI PNS,,demi negeri dan juga anak cucu kita…
semoga putra/i terbaik bangsa ini jadi PNS bukan karena pingin Korupsi
Amin
banyak orang mao jadi PNS, tapi semua juga tau, untuk jadi PNS itu harus punya kenalan orang dalem or harus bayar paling gak diatas 5 juta……
Gak juga kok mas. Banyak cara untuk menjadi PNS tanpa harus nyogok. Salah satunya adalah seperti yang kami lakukan dengan kuliah di sekolah kedinasan yaitu Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
Buat masuk STAN saya tidak pernah mengueluarkan uang sepersen pun buat nyogok. Saya cuma modal badan aja. Dan alhamdulillah diterima.
Buat yang dari perguruan tinggi lain, asalkan anda kompeten tidak sulit untuk menjadi pegawai negeri.
Tidak selamanya demonstrasi itu buruk. Tidak selalu yang teriak-teriak di jalan itu salah.
Mereka menjadi pengontrol efektif terhadap ketidakberesan birokrasi (PNS yang menyalahi amanah).
Ketika seorang mantan demonstran menjadi birokrat dan lalu berbuat salah, maka muncullah demonstran baru yang mengontrol ketidakberesan birokrat tersebut.
Kebanyakan orang akan lebih menghargai jika kritikan yang ditujukan kepadanya disampaikan secara personal, tidak diumbar di hadapan umum. Jadi lebih baik menasehatinya secara face to face. Tidak dibuka ke khalayak ramai.
hha??
PNS ya?
no comment aj deh..
hhhmmm,,,
menarik sekali,,,
mungkin memang banyak pemuda-pemuda kita yang kritis, tapi terkadang tidak solutif,,,
yang penting mah jalan we,,,hehehe,,,
yah,,mungkin kita masih terlena oleh euforia reformasi, yang sudah berjalan sejak 10 tahun yang lalu,,
kok bisa ya banyak ide cemerlang dari para pemuda yang tidak terealisasi?apa penyebabnya ya??
kurangnya medium penyampaian kah? kurangnya lapangan kerja kah? atau pemerintah yang kurang peduli??
haduh, semakin meluas saja ini,,
hehehe,,
idealisme memang selalu terbentur dengan uang, bonus, dan lain-lain, yang semuanya bernaung dalam satu kata, “komersialisme”.
ketika kita dihadapkan dengan hal tersebut, tentunya bagi yang idealisme dan prinsipnya lemah, tentu akan terjebak dengan “komersialisme”.
Oleh karena itu dibutuhkan pemuda-pemuda kita yang memiliki idealisme dan prinsip yang kuat, sehingga tidak terjebak dalam komersialisme
di sini perlu adanya semacam, mungkin dapat saya katakan, perbaikan moral.
sekarang, dapat kita lihat pada pejabat-pejabat kita yang terkena tindak KKN. yah,,semakin bertaburan saja,,,,
tingginya gaji memang belum tentu dapat menghilangkan keinginan untuk KKN,,,
hohohoho,,,
Memang sudah sifat manusia tidak pernah merasa puas
menjadi PNS memang mendukung pembangunan di Indonesia. lalu, masalah selanjutnya adalah apakah lapangan kerja untuk PNS itu sendiri mencukupi??
Oleh karena itu, hanya putra terbaik bangsa inilah yang harusnya menjadi pegawai negeri ( saya tidak membatasi hanya PNS saja, tapi TNI dan POLRI juga termasuk). Cukup 10000 atau 20000 orang saja. Niscaya perbaikan akan segera terjadi.
yang saya tahu, tiap tahun, tiap PTN/PTS meluluskan mahasiswanya, yang sudah bukan rahasia lagi, berjumlah ribuan. ketika hal itu dihadapkan dengan peluang menjadi PNS, sebandingkah??
sepertinya berat,,,
Justru disinilah seleksi untuk mengeliminasi orang-orang yang tidak kompeten. Masalah sogok menyogok sekarang ini sudah tidak sebanyak dahulu. Makanya pemuda-pemuda terbaik seperti Resti selayaknya berusaha untuk menjadi negeri. Agar pegawai negeri tidak diisi oleh orang-orang yang tidak memiliki niat baik untuk negara ini.
satu hal,,,
cukup lakukan apa yang seharusnya kita lakukan,,,
buat temen2 yg bingung mw jadi apa,.
baca ini dlu d,.
biar tw enak ny jd pegawai negeri,.
hhaha,.
benang kusut : Jangan sampe departemen-departemen di indonesia diisi oleh orang-orang yang gak bener.
Pinter aja belum menjamin jadi bener .Hehehe….
Yang bener pinter itulah yang susah.
hahahahaha….
gajinya gimana??
hahahaha….
yang paling berharga saat mahasiswa adalah idealisme kita
kenapa idealisme tdk pernah bertahan adalah
karena kenyataan bukanlah keadaan yang ideal
mungkin saya lebih setuju jika kalian punya ide atau gagasan tidak perlu menjadi seorang PNS tapi cukuplah jadi seorang warga negara yang cinta negaranya….ngerti kan maksudnya
bukan masalah PNS atau bukan PNS tetapi masalah seberapa besar nasionalisme kita
problemnya adalah anggapan bahwa menjadi PNS itu adalah profesi bukan pengabdian
kalo sbagai profesi maka idealisme kita adalah uang bukan pelayanan
kita kembali saja kemasalah dasar yaitu apakah memang kita berniat memajukan bangsa atau tidak
jadi menurut saya jadi PNS cuma contoh kecil
konsepnya adalah
jika kalian ahli dalam sesuatu dan sanggup berkarya maka berkarya-lah tidak hanya untuk dirimu sendiri tapi juga untuk bangsa
pembangunan mental dan tindakan lah yang penting…
setuju…
sistem birokrasi negara kita saat ini sangat2 membutuhkan generasi2 penerus terbaik yang sapat memperbaiki keadaan negeri tercinta ini…
yang dimaksud “terbaik” di sini tentunya adalah memiliki kompetensi yang tinggi dan (yang paling penting dan sangat krusial)
moralitas yang tinggi dalam menjalankan kompetensinya tsb
ayo jadi PNS dan perbaiki negeri ini!!
dan jika ada yang bertanya soal gaji PNS,ada ucapan salah satu menteri kita yang cukup mengesankan saya:
“anda tidak perlu takut atau khawatir mengenai nasib anda saat anda menjadi seorang PNS. menjadi PNS tidak akan membuat anda menjadi kekurangan apalagi miskin. anda akan memperoleh sesuatu pengembalian yang layak sesuai dengan apa yang telah anda lakukan. hanya orang2 tamak yang akan merasa tidak puas atas apa yang telah diperolehnya, dan akhirnya melakukan penyimpangan2 dalam menjalankan tugas mereka!”
jadi, selain punya kemampuan, jg harus bermoral y!!
dan yang paling penting….mari lakukan yang terbaik untuk Indonesia tercinta!
huahuahaa…(ini tulisan serius kok, terus knapa saya ketawa ya?) judulnya lucu siiihh…
boleh lah boleh…
dan satu lagi usul saya,
yang muda yang bertindak yap?
supaya ide2nya fresh begituuu hehehe….
kalo beda pendapat sah2 aja nih.ditunggu komennya di blog sayah
yang tua juga jangan diam saja. mari bekerjasama antara yang tua dan yang muda.
MethodPanda
masyaallah…
ide yg jitu,,,
tnyata lahir dr sodara sedaerah..
barakallahufiik
menurut saya, daripada jadi PNS lbh baik jadi entrepreneur. waktu ikut seminar Nice kemarin yg diadakan kopma, Helmy Yahya bilang sambil mencatut sebuah pendapat seorang ilmuwan “sebuah negara klo mo maju, paling nggak harus ada 2% dari rakyatnya yang menjadi entrepreneur” trus dia menyebut prosentase entrepreneur yg berada di banyak negara, dan indonesia yg paling terakhir. tau berapa prosentase entrepreneur yg berada di Indonesia?? cuma 0,18%!!!!! jauh banget dari yg seharusnya.
walopun aku gak tahu kriteria apa yg dipake dalam penelitian itu sehingga bisa menyebut seseorang sbg entrepreneur, tapi aku tetep yakin being an entrepreneur is what it takes to heal indonesia. a good and honest entrepreneur that is…
menjadi entrepreneur bisa memberi lapangan pekerjaan bagi orang lain dan keluarga2nya. Menjadi entrepreneur melatih kita belajar management: time management, money management, people management, self management, dll. Menjadi entrepreneur mempunyai prospek penghasilan yg jauh lbh besar daripada PNS. Menjadi entrepreneur yg baik dituntut untuk sering silaturrahiim dan sedekah, belajar terus menerus, berpikir kreatif, bekerja keras, jeli, dll.
so, be an entrepreneur!!!!!!
intinya adalah: gabung di Komunitas Entrepreneur STAN yuk!!!!
hehehehehe
senggol dikit Rief…
1 | OmpuNdaru
Januari 22, 2009 pada 3:08 pm
Pertamaxx… ??